My Family

Koleksi foto keluarga …

img_2380.jpg

di Tangkuban Perahu…

Diterbitkan di: on November 25, 2007 at 9:35 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Allopurinol Sembuhkan Asam Urat

Bagi penderita rheumatik kronik akibat kelebihan asam urat dalam tubuh, allopurinol mungkin bukan lagi obat yang asing. Karena allopurinol memang obat pilihan dalam pengobatan penyakit ini. Allopurinol bekerja menurunkan produksi asam urat dengan cara penghambatan kerja enzim yang memproduksinya, yaitu enzim xantin oksidase. Selain bermanfaat menekan produksi asam urat, allopurinol juga memiliki efek positif dalam melawan kolesterol “jahat” dalam tubuh. Dengan demikian, obat ini merupakan pilihan yang lebih baik bagi pasien penderita kelebihan asam urat yang juga menderita penyumbatan arteri koroner.
Allopurinol tidak dapat digunakan untuk meredakan serangan rheumatik pada serangan akut. Obat ini hanya berguna untuk mencegah timbulnya serangan kembali untuk terapi jangka panjang. Diperlukan waktu lama bagi pasien untuk dapat memperoleh manfaat sepenuhnya dari obat ini..Sementara untuk meredakan serangan rheumatik pada saat timbul, dapat digunakan obat-obatan anti-inflamasi non steroid (AINS), kortikosteroid maupun kolkisin. Kolkisin sendiri saat ini sudah jarang digunakan lagi karena resiko efek sampingnya yang relatif tinggi. Sedangkan baik AINS maupun kortikosteroid hanya berguna untuk mengurangi peradangan di daerah sekitar sendi akibat kristal asam urat. Namun, AINS tidak dapat mengurangi jumlah asam urat dalam tubuh. Sehingga untuk mencegah timbulnya serangan kembali, diperlukan obat semacam allopurinol yang dapat menekan produksi asam urat dalam tubuh.
Pada orang yang memiliki hipersensitifitas ataupun alergi terhadap allopurinol, dapat terjadi gejala kemerahan pada kulit. Bagi pasien yang mengalami reaksi alergi yang demikian disarankan untuk menghentikan konsumsi allopurinol sesegera mungkin dan menghubungi dokter. Allopurinol juga dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat lain seperti antibiotika, kemoterapi kanker, diuretika, serta obat lain yang juga digunakan dalam pengobatan rheumatik. Maka sebelum menggunakannya, pastikan dokter atau apoteker telah mengetahui obat-obatan dan vitamin apa saja yang dikonsumsi pasien.

Diterbitkan di: on November 24, 2007 at 5:57 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Kadar Asam Urat tinggi, ini dia yang harus Anda hindari…

Untuk menghindari penyakit asam urat, Ketua Pusat Studi Obat Bahan Alam Departemen Farmasi Universitas Indonesia Prof Sumali Wiryowidagdo APT menyarankan untuk : Mengurangi makanan / minuman yang mengandung senyawa purin, seperti : sayur bayam, kangkung, bunga kol, Daun Singkong, Daun Jambu Mete, Buncis, jamur, asparagus, melinjo, daging, sarden, jeroan, kepiting, tiram, udang, kacang tanah, Jeroan seperti hati,ginjal,limpa,babat, usus, paru dan otak, Makanan laut spt udang,kerang, cumi, kepiting, Makanan kaleng: kornet, sarden dan ekstrak daging- Telur- Kaldu atau kuah daging yang kental, Kacang Tanah- Kacang Hijau- Kacang Kedelai- Tempe- Tauco- Tauge- Oncom, Minuman spt : Susu Kedelai, Bir- Wiski- Anggur- Tape- Tuak.
Dan mengurangi konsumsi Buah-buahan spt Durian, Alpukat, Nanas dan Air Kelapa. Produksi asam urat meningkat juga bisa karena, penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12), penyebab lainnya adalah obesitas, penyakit kulit (psoriasis, kadar trigliserida yang tinggi). Tidak semua bahan pangan yang mengandung purin menigkatkan asam urat. Sebagai contoh kopi, teh, dan coklat mengandung komponen purin berupa kafein, theopyline, dan theoromin yang kemudian dimetabolisme menjadi metil urat yang tidak membentuk tofi atau tidak meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Jadi kopi, teh dan coklat aman untuk penderita asam urat. 

Diterbitkan di: on at 5:13 pm Tinggalkan sebuah Komentar
Tags:

my blog

Banyak yang pengen ditulis, but gak tau mulai dari mana, penyakit org yg baru menulis….udah ah

Diterbitkan di: on at 2:09 pm Tinggalkan sebuah Komentar